CIRI CIRI AYAM ADUAN TERSERANG PENYAKIT

AYAM ADUAN

CIRI CIRI AYAM ADUAN TERSERANG PENYAKITAyam merupakan salah satu jenis hewan yang sangat mudah untuk di pelihara, tidak terkecuali dengan ayam aduan. Ayam aduan adalah ayam jago yang di dedikasikan untuk bertarung di sebuah arena sabung ayam biasa nya ayam aduan memiliki banyak jenis di antara lain ayam bangkok, ayam siam, ayam saigon. Ke tiga jenis ayam ini memang sudah menjadi jenis ayam aduan yang paling popular di Indonesia. Mungkin karena daya tahan tubuh pada ke tiga jenis ayam ini yang kuat membuat ayam ini menjadi ayam aduan terfavorit di kalangan pecinta sabung ayam di Indonesia.

Daftar s128 – Meski dengan daya tahan tubuh yang kuat ayam aduan juga sangat rentan akan terserangan nya penyakit. Tingginya angka kematian pada ayam yang terserang penyakit adalah saat ayam berusia dibawah 2 bulan, sedangkan ayam usia 2 bulan ke atas sudah lebih kebal. Tapi tidak menutup kemungkinan juga bagi ayam dewasa untuk terserang penyakit, karena selain faktor cuaca, faktor pakan dan lingkungan yang tidak memadai juga bisa berpengaruh besar pada kondisi kesehatan ayam, yang terpenting saat ayam terkena penyakit kita perlu tahu ciri-cirinya agar dapat menemukan obat atau cara Penangulangan yang tepat sehingga ayam aduan dapat kembali optimal bertarung di dalam arena.

  • Tetelo

Tetelo atau Newcastle Disease, juga disebut sebagai sampar ayam aduan, merupakan penyakit yang sering ditemukan dan paling ditakutkan karena dapat menyebabkan tingkat kematian yang tinggi pada ayam aduan. Penyakit ini adalah suatu infeksi viral yang disebabkan virus Paramyxo. Penyakit ini ganas karena penyebarannya sangat cepat dan luas. 3-4 hari seluruh ternak akan terinfeksi dan biasanya virus Paramyxo ini ditularkan melalui burung liar. Ciri-ciri ayam yang terkena tetelo: ayam aduan terlihat lesu, nafsu makan berkurang, produksi telur menurun, gangguan saluran pernapasan, batuk, mulut berlendir, kotoran encer berwarna kehijau-hijauan, jengger dan kepala kebiru-biruan, kornea keruh, kelumpuhan dan kejang-kejang hingga kepala terpuntir ke belakang. Masih belum tersedia obat untuk penyakit tetelo, maka lebih baik lakukan tindakan pencegahan berupa vaksinasi ND dan ayam yang terjangkit tetelo segera di karantina atau di bakar agar tidak menular.

  • Gumoro

Disebut juga Infectious Bursal Disease (IDB). Gumoro menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh si ayam penyakit ini berasal dari virus genus Avibirnavirus. Penyebarannya melalui kontak langsung, air minum, pakan, peralatan dan udara yang sudah tercemar virus. Penyakit ini memang tidak langsung menyebabkan kematian pada ayam, virus ini bisa hidup hingga 3 bulan pada tubuh si ayam. Tetapi, karena menyerang sistem imun maka akan menyebabkan infeksi-infeksi yang berakhir dengan kematian. Ciri-ciri ayam aduan terkena gumoro: nafsu makan berkurang, ayam tampak lesu dan mengantuk, bulu kusam, gemetar, diare berlendir, keseimbangan yang mulai terganggu dan terjadinya iritasi / peradangan pada dubur karena ayam sering mematukinya. Belum tersedia obat efektif untuk menyembuhkan ayam yang terserang gumoro, jadi lebih bijaksana untuk mencegahnya dengan melakukan vaksinasi rutin menggunakan gumboro vaccin nobilis, delvax gumboro, bursavac dll.

  • Cacingan

Link ayam s128 – Cacing yang menyerang biasanya cacing gilig dan cacing pita. Cacing gilig biasanya menyerang anak ayam sedangkan cacing pita menyerang ayam yang sudah dewasa. Penyakit cacingan biasanya banyak menyerang saat musim penghujan tiba. Ciri-ciri ayam cacingan: nafsu makan berkurang, pertumbuhan terhambat / jadi lambat, tubuh ayam menjadi kurus, kurang aktif / lemas, bulu tampak kusam dan kotoran encer / diare yang berlendir berwarna agak putih dan kadang juga berdarah. Jika ayam cacingan bisa digunakan obat cacing preparat piperazine yang mampu memutus rantai penularan karena mampu membunuh cacing dewasa. Atau bisa juga gunakan yang lain seperti: pipedon-x liquid (piperavaks), sulfaquinoxalin, sulfamezatin, sulfamerazi, fenbendazole atau leviamisole.

  • Ngorok

Biasa juga disebut Chronic Respiratory Disease (CRD) / sinusitis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycoplasma galisepticum. Penyakit ini biasanya menyerang ayam yang berusia sekitar 4-9 minggu, yang menular melalui kontak langsung, air minum, pakan, manusia dan telur tetas yang terinfeksi. Ciri-cirinya: nafsu makan yang menurun, kurus, lesu, warna bulu pucat dan kusam, buih pada mata, suka gelengkan kepala, keluar cairan dari hidung, kotoran cair dan berwarna putih, nafas berbunyi / ngorok. Cara mengobatinya: Di Berikan Baytrit 10% Peroral, Mycomas, Tetracolin secara oral atau Bacytracyn yang dilarutkan di air minum.

  • Snot

Penyakit snot atau disebut juga coryza disebabkan oleh bakteri Haemophillus Gallinarum, biasanya menyerang pada saat pergantian musim. Penyakit ini banyak ditemukan di daerah tropis dan dapat menyerang anak ayam aduan maupun yang sudah dewasa. Angka kematiannya mencapai 30 % dan angka kesakitannya mencapai 80 %. Penyebaran melalui kontak langsung dengan ayam aduan yang terjangkit, air minum, pakan, debu, udara, peralatan dan petugas kandang. Ciri-ciri ayam yang terjangkit snot: tidak nafsu makan, terlihat lemas dan mengantuk, pertumbuhan lambat, keluar lendir kuning yang berbau dari hidung, keluar cairan dari mata (mata berbusa), pembengkakan sinus (batas antara mata dan hidung), kerak di dalam hidung, pilek dan susah bernafas. Pengobatan yang bisa diberikan pada ayam yang menderita snot adalah menggunakan preparat sulfat seperti sulfadimethoxine atau sulfathiazole. Bisa juga menggunakan preparat enrofloksacyn (Enflox) / dengan preparat amphycillin dan colistin (Amphyvitacol). Antibiotik juga bisa digunakan seperti ultramycin, imequil atau corivit. Ada juga yang mengunakan pengobatan tradisional seperti susu bubuk / perasan tumbukan jahe, kunir, kencur dan lempuyang. Tapi bagi ayam yang kondisinya sudah sangat parah berikan juga obat suntikan berupa sulfamix.

  • Berak kapur

Judi ayam sabung – Disebut juga Pullorum sesuai dengan nama bakteri yang mengakibatkan penyakit ini yaitu: bakteri Salmonella pullorum yang mampu bertahan selama 1 tahun di tanah. Biasanya menyerang anak ayam yang berusia 1-10 hari, meskipun menyerang ayam dewasa tapi menyebakan angka kematian yang lebih tinggi terjadi pada anak ayam, sebesar 85 %. Gejalanya pun tidak terlalu nyata pada ayam dewasa. Ciri-ciri ayam aduan yang terjangkit: nafsu makan berkurang, badan lemas dan kusam, mata menutup, kedinginan dan suka bergerombol mencari tempat hangat, jengger berwarna keabuan, bulu dubur melekat dan kotoran encer yang bercampur dengan butiran putih layaknya kapur. Menyuntikkan preparat sulfonamide atau antibiotik furozolidon, coccilin, neo terramycin, tetra atau mycomas di dada ayam untuk mencegah kematian ayam bukan untuk menghilangkan infeksinya.

PROMO ESSEAYAM.COM
15% BONUS NEW MEMBER
5% BONUS DEPOSIT WEEKEND
15% BONUS REFERRAL
5%-10% BONUS CASHBACK

SILAHKAN HUBUNGI KAMI MELALUI :
LIVECHAT : WWW.ESSEAYAM.COM
PIN BB : 7AD86187
WHATSAPP : +85593832587
LINE : ESSEBET
WECHAT : ESSEBET

Kami juga menyediakan judi online lain nya :

POKER * TANGKASNET * 88TANGKAS * SBOBET * IBCBET * KLIK4D * JOKER( Tembak Ikan dan Game Slot ) *SV388

SILAHKAN ISI KOLOM DAFTAR DIBAWAH INI UNTUK MENDAFTAR GAME ONLINE BETTING